fbpx

MENUNGGU 4 MENIT

Bagaimana jika pertanyaan : “Apa yang akan Anda lakukan kalau ternyata Anda harus menunggu selama 4 menit?” disebar ke akun facebook, twitter, BBM grup dan media social lainnya yang Anda miliki. Tentu jawaban beragam tentu akan Anda dapatkan. Mungkin akan ada yang menjawab

– Saya tidak melakukan apa-apa, kan cuma 4 menit

– Saya BBM-an ria aja ngalor ngidul

– Saya berdzikir

– Bengong

– Kesal, karena jadwal jadi ngaret

– dan aktivitas lainnya

Namun pertanyaan mendasarnya, berapa persen kira-kira yang mengisi 4 menit dengan kebaikan?

a. < 50%

b. > 50%

Sungguh sangat ironis ketika pilihan A justru terjadi dikalangan masyarakat muslim. Padahal Allah SWT telah menurunkan Al Qur’an kepada mereka sebagai bacaan yang berpahala, mahir ataupun terbata-bata.

“Orangyang membaca Al-Qur’an sedangkan dia mahir melakukannya, kelak mendapat tempatdi dalam Syurga bersama-sama dengan rasul-rasul yang mulia lagi baik. Sedangkanorang yang membaca Al-Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya tertegun-tegundan nampak agak berat lidahnya (belum lancar), dia akan mendapat dua pahala.”

(HR. Bukhari danMuslim)

Bahkan, terkadang ada orang yang suka menyepelekan aktivitas membaca Al Qur’an ini dengan alasan apa yang bisa dibaca dalam 4 menit? atau pertanyaan lanjutannya Bagaimana saya bisa khusu’ dalam 4 menit?

Untuk dua pertanyaan ini, kami akan jawab dengan persepsi pribadi kami sebagai seorang muslim.


Apa yang bisa dibaca dalam 4 menit?

Ketahuilah rata-rata kecepatan kita membaca Al Quran adalah 4 menit untuk 1 lembar (Mushaf Utsman). Hal ini berarti dalam 4 menit, kita mampu membaca 30 baris yang masing-masing baris bisa berisi 35 – 45 huruf. Artinya, ada 350 – 450 kebaikan x 30 baris = 10.500 – 13.500 kebaikan.

Dari Ibnu Mas’ud r.a., katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang membaca sebuah huruf dari kitabullah -yakni al-Quran, maka ia memperoleh suatu kebaikan, sedang satu kebaikan itu akan dibalas dengan sepuluh kali lipat yang seperti itu. Saya tidak mengatakan bahwa alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif adalah satu huruf, lam satu huruf dan mim juga satu huruf.”

(HR. Imam Termidzi)

Bagaimana bisa kita meninggalkan 10.500 – 13.500 kebaikan dari Allah SWT?

Untuk pertanyaan kedua

Bagaimana saya bisa khusu’ dalam 4 menit?

Lihat konteks hadits di atas, yg kami copy paste di bawah ini

“Orang yang membaca Al-Qur’an sedangkan dia mahir melakukannya, kelak mendapat tempatdi dalam Syurga bersama-sama dengan rasul-rasul yang mulia lagi baik. Sedangkanorang yang membaca Al-Qur’an, tetapi dia tidak mahir, membacanya tertegun-tegundan nampak agak berat lidahnya (belum lancar), dia akan mendapat dua pahala.”Ada dua golongan orang yang disebut di atas :

1. Mahir membaca Al Quran ==> ganjarannya mendapat tempat di dalam Syurga bersama-sama dengan rasul-rasul yang mulia lagi baik

2. Tidak mahir ==> mendapat dua pahala

yang menarik adalah, tidak mahir mebaca Al Quran oleh Rasulullah SAW di deskripsikan dengan membacanya tertegun-tegun dan nampak agak berat lidahnya (belum lancar). Hal ini berarti, jangankan untuk khusu’, untuk membaca saja sulit. Lantas dimana khusu’ nya?

Soo… jangan pernah remehkan waktu menunggu meski cuma 4 menit, 2 menit atau bahkan 1 menit. Lakukan tilawah quran dengan Rumus kedua : AM2 (Anti Malu dan Menunda)

-Bang Jemmi-